Standar siapa itu yang bilang aku harus udah sukses di umur segini? Standar siapa yang nentuin kalau belum punya rumah, belum nikah, belum mapan sama dengan gagal? Aku sadar, selama ini aku ngejar target yang bahkan bukan aku yang bikin. Aku capek hidup buat validasi orang lain.

Aku berhenti bandingin timeline aku sama timeline orang di internet. Jalan hidup orang beda-beda. Ada yang cepet, ada yang muter dulu, ada yang istirahat di tengah jalan. Aku pilih percaya sama ritme aku sendiri. Pelan nggak apa-apa, asal arahnya ke versi aku yang lebih tenang.

Aku manusia, bukan checklist. Aku nggak harus centang semua “harusnya” biar pantas bahagia. Aku boleh belum tau mau jadi apa. Aku boleh ganti haluan. Aku boleh mulai dari nol lagi. Itu bukan mundur, itu namanya jujur sama diri sendiri.

Mulai hari ini aku balikin standar ke diri aku. Standarku adalah aku sehat, aku waras, aku masih mau nyoba. Itu aja udah cukup. Aku nggak akan lagi nyiksa diri demi standar yang nggak pernah aku setujui. Aku cukup. Aku aman. Aku pulang ke diriku sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *