by : nita

Sekarang kata healing udah jadi bagian dari kehidupan Gen Z. Sedikit capek, langsung pengen jalan, ngopi, staycation, atau sekadar cari suasana baru. Memang nggak salah, karena semua orang butuh istirahat buat nenangin pikiran. Tapi sebenarnya, healing bukan cuma soal pergi liburan, melainkan juga tentang belajar menghadapi masalah tanpa terus lari darinya. Banyak Gen Z sekarang sering merasa lelah karena tugas, overthinking, hubungan pertemanan, masalah keluarga, sampai tekanan media sosial yang bikin semuanya terasa harus sempurna. Akhirnya, banyak yang memilih menghindari masalah karena takut makin capek. Padahal, semakin dipendam dan dihindari, masalah biasanya malah makin memenuhi pikiran.

Menurut Martin Seligman, sikap optimis bisa membantu seseorang lebih kuat menghadapi tekanan hidup. Selain itu, Carol S. Dweck lewat konsep growth mindset menjelaskan kalau kegagalan dan tantangan itu bagian dari proses untuk berkembang dan jadi lebih baik.

Di era digital sekarang, website dan media sosial juga punya pengaruh besar buat kehidupan Gen Z. Kalau digunakan dengan baik, media digital bisa jadi tempat cari motivasi, belajar memahami diri sendiri, dan menemukan dukungan dari orang lain. Jadi, jangan cuma pakai media sosial buat membandingkan hidup kita dengan orang lain, tapi gunakan juga untuk bertumbuh dan belajar mencari solusi. Pada akhirnya, istirahat memang penting, tapi hidup juga tetap harus dijalani dan masalah tetap perlu dihadapi pelan-pelan

“Healing itu bukan tentang lari dari masalah, tapi tentang menenangkan diri supaya kita punya kekuatan untuk menghadapi dan menyelesaikannya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *