by : renita , 28 mei 2026

Di zaman sekarang, banyak Gen Z sering merasa capek sendiri karena terlalu banyak mikir. Mulai dari tugas, pertemanan, masalah keluarga, sampai tekanan dari media sosial yang bikin kita merasa harus selalu terlihat sempurna. Padahal, semakin kita tenggelam dalam overthinking tanpa mencari jalan keluar, pikiran justru makin lelah dan hati jadi nggak tenang. Karena itu, penting untuk mulai belajar fokus pada solusi, bukan terus-terusan fokus pada masalah.

Berpikir positif bukan berarti pura-pura kuat atau menganggap semua baik-baik saja. Berpikir positif itu tentang mencoba menenangkan diri supaya kita bisa melihat masalah dengan lebih jelas dan mencari langkah yang tepat. Menurut Martin Seligman, sikap optimis bisa membantu seseorang lebih kuat menghadapi tekanan hidup. Selain itu, Carol S. Dweck juga menjelaskan bahwa kegagalan dan tantangan adalah bagian dari proses untuk belajar dan berkembang jadi pribadi yang lebih baik.

Di era digital seperti sekarang, website dan media sosial juga punya pengaruh besar dalam kehidupan Gen Z. Kalau digunakan dengan baik, media digital bisa jadi tempat untuk cari motivasi, berbagi cerita, belajar memahami diri sendiri, dan menemukan dukungan dari orang lain. Jadi, jangan jadikan media sosial hanya sebagai tempat membandingkan hidup kita dengan orang lain, tapi jadikan juga tempat untuk tumbuh dan belajar.

Pada akhirnya, semua orang pasti punya masalah masing-masing. Tapi kita selalu punya pilihan untuk bangkit, menenangkan pikiran, dan mulai mencari solusi sedikit demi sedikit.

Jangan terlalu lama tenggelam dalam pikiranmu sendiri, karena solusi sering datang saat kita mulai tenang dan percaya sama diri sendiri.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *